Bireuen_Harian-RI.com - Pemerintah Kabupaten Bireuen,menyambut baik kedatangan ketua umum DPP Partai Persatuan Pembangunan H.Muhamad Mardiono utusan resmi Presiden Republik Indonesia.
Dalam pertemuan yang berlangsung jum' at malam di halaman pendopo Bupati Bireuen.( 24/2)
Pj.Bupati diwakili Sekretaris Daerah
Ir.Ibrahim Ahmad M.Si mengatakan,
sangat berterima kasih kepada H.Muhamad Mardiono selaku ketua umum DPP PPP bidang kerja sama pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan yang sudah mau datang untuk bersilahturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen,Forkompinda,Tokoh Ulama,Tgk Dayah danTokoh Masyarakat Bireuen Khususnya.
Dalam laporanya,Sekretris Daerah
Ir.Ibrahim Ahmad menjelaskan,Angka kemiskinan Kabupaten Bireuen,tidak begitu parah dengan daerah lain,angka kemiskinan sudah jauh turun dari 18,9% menjadi 12,51% untuk kita menurunkan angka kemiskinan100% perlu adanya biaya dan upaya,walaupun beberapa tahun terakhir pernah mengalami covid 19 dan PMK sehingga angka kemiskinan pada saat itu naik turun,namun alhamdulilah saat ini sudah sedikit normal,selain itu juga dibanding beberapa tahun lalu terjadinya musibah banjir,namun pada tahun 2023 musibah banjir terjadi sangat parah melanda 17 Kecamatan di wilayah Bireuen,banyak insfrastruktur yang rusak meskipun ada satu dua yang sudah ditanggulagi secara tanggap darurat dengan dana Apbk ataupun Propinsi,dan sekarang kita lagi menuju rehap rekon dan kemungkinan besar disinilah kita butuh perhatian dari Bapak dan Ibu anggota DPRI, DPRA ataupun dari Bapak Ketua Umum DPP PPP sendiri untuk membantu rehap rekon." jelas Ibrahim".
Selanjutnya,Pemerintah Kabupaten Bireuen siap mengajukan berbagai proposal terkait bantuan rehap rekon terhadap musibah banjir tahun 2023 bila itu dibutuhkan.
Untuk kemiskinan ekstrim yang menjadi pusat perhatian,Bireuen 2,47%,memamg masih dibawah daerah lain,namun meskipun rendah,kami juga msmohon perhatian dari H.Muhamad Mardiono untuk bisa mensejahteraan Masyarakat dari berbagai kegiatan seperti,
pertanian,industri,perdagangan dan lain - lain.
Ditambahkan Sekretaris Daerah bahwa,penanganan stuting Bireuen juara 1di Propinsi Aceh.dalam penangananya,melainkan bukan persentasenya,saat ini stunting Bireuen mencapai 23,4% dari 39,8 %,sedangkan dalam hal penanganan implansi ,Bireuen masih dalam batas kendali yaitu 4,9% bulan sebelumnya mencapai 5,2%,semua ini hasil kerja keras Pemerintah yang didukung oleh Masyarakat dimana potensi alam masih bersahat " jelas Ibrahim".
Sementara,Ketua Umum Partai Persatuan Pembagunan DPP PPP ( H.Muhamad Mardiono )kedatangan dirinya ke Kabupaten Bireuen Propinsi Aceh,ada dua hal tugas yang harus diselesaikan,yakni sebagai utusan khusus Presiden Republik Indonesia bidang ketahanan pangan dan pengetasan kemiskinan,tugas khusus dari presiden yaitu melakukan koordinasi,sinkronisasi dan pengalian dalam program - program Pemerintah yang terkait dengan ketahanan pangan dan pengetasan kemiskinan dan juga untuk banyak mendegar sekaligus meminta masukan dari tokoh ulama,tokoh Masyarakat dan saling koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Bireuen,untuk pengetasan kemiskinan dan pengendalian ketahanan pangan.
Tugas kedua adalah berbicara tentang politik dimana 350 hari lagi kita akan memasuki pesta demokrasi pemilu tahun 2024,maka percayakan kepada kami kembali agar seluruh Propinsi Aceh memiliki perwakilan anggota dewan,supaya segala kebutuhan dan pemberantasan kemiskinan bisa teratasi"jelas Ketum DPP PPP ini"( Hendra)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar