
Tgk. H. Mustafa Thaib, S.H., S.Ag
Harian-RI.com
Islam tidak hanya sebagai agama spiritual, tetapi juga sebagai panduan komprehensif dalam menjaga kelestarian alam semesta. Pandangan Islam tentang lingkungan tidak hanya meliputi aspek perlindungan fisik, tetapi juga nilai-nilai moral, sosial, dan keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam.
Sebagai khalifah di bumi, manusia dalam ajaran Islam memiliki tanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan memelihara bumi sebagai amanah dari Allah SWT (QS. Al-Baqarah [2]: 30). Prinsip keadilan dan keseimbangan (QS. Ar-Rahman [55]: 7-9) mengajarkan umatnya untuk menggunakan sumber daya alam dengan bijak dan berkelanjutan.
Islam menegaskan larangan terhadap pemborosan (israf) (QS. Al-Isra [17]: 26-27), sehingga umat Islam diajarkan untuk menjaga sumber daya alam untuk masa depan generasi mendatang. Perlindungan terhadap makhluk hidup juga menjadi nilai utama dalam Islam, di mana Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya memperlakukan alam dengan kasih sayang dan keadilan.
Islam mengajarkan untuk menghindari perbuatan yang merusak atau mencemari alam (HR. Ahmad), sebagai bagian dari ajaran moral dan tanggung jawab sosial umat Islam. Sebagai agama yang mengajarkan kehidupan akhirat, Islam mengingatkan umatnya untuk mempersiapkan masa depan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Dengan menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, umat Muslim diharapkan dapat menjadi teladan dalam upaya pelestarian alam bagi seluruh umat manusia. Islam bukan hanya agama ritual dan spiritual, tetapi juga memberikan pedoman yang jelas tentang bagaimana manusia harus berperilaku terhadap alam semesta yang diciptakan oleh Allah SWT.
Di era modern ini, tantangan lingkungan hidup semakin kompleks dengan perubahan iklim, kerusakan hutan, dan polusi. Umat Islam, bersama umat manusia lainnya, memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan merawat lingkungan alamiah sebagai anugerah dari Allah SWT. Dalam perspektif Islam, menjaga lingkungan bukan hanya tindakan sosial atau kebijakan lingkungan, tetapi juga bagian dari ibadah dan perintah agama.
Umat Islam diminta untuk mengimplementasikan nilai-nilai lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, baik secara individu maupun kolektif. Langkah-langkah konkret dapat dilakukan dengan mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya, mengelola sampah secara efisien, serta mendukung penggunaan energi terbarukan.
Pendidikan lingkungan hidup dalam sistem pendidikan Islam juga memiliki peran penting. Institusi pendidikan Islam dapat mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam kurikulum mereka, sehingga generasi muda Muslim dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kerjasama antar umat beragama menjadi kunci dalam menjaga lingkungan hidup secara global. Islam mendorong untuk berbuat baik kepada sesama manusia dan menjaga keharmonisan dengan alam sekitar. Kolaborasi dalam program-program lingkungan, seperti reboisasi dan pengelolaan air bersih, dapat menjadi langkah konkret dalam mencapai tujuan bersama untuk menjaga bumi sebagai tempat tinggal yang layak bagi semua makhluk ciptaan Allah SWT.
Dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks, umat Islam memiliki peran sentral dalam menjaga kelestarian alam semesta. Dengan mengamalkan ajaran agama yang menekankan tanggung jawab sebagai khalifah di bumi, umat Muslim diharapkan dapat menjadi teladan dalam upaya pelestarian alam bagi seluruh umat manusia. Melalui kesadaran, edukasi, dan tindakan nyata, umat Islam dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam menjaga keberlanjutan lingkungan global dan mewujudkan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Penulis Adalah
Pimpinan Dayah Al Azhar, Gampong Peurupok, Syamtalira Aron, Aceh Utara
Ketua Rabithah Alumni Dayah BUDI Lamno
Anggota FK KBIHU Nasional
Ketua KBIHU Al-Azhar Aceh Utara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar